

Surakarta Hai, Sahabat Patska! Suasana Aula SMP Negeri 4 Kota Surakarta tampak ramai dan penuh semangat pada Rabu, 8 April 2026. Sekolah menggelar kegiatan sosialisasi program sekolah yang menyasar wali siswa kelas 7 dan 8, sebuah agenda penting yang menjadi jembatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam ini dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 4 Kota Surakarta, Ibu Diah Pitaloka Hadriani, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh jajaran wakil kepala sekolah bidang Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana. Dalam forum tersebut, para orang tua mendapatkan pemaparan lengkap dan komprehensif mengenai dua agenda utama, yakni program asesmen yang akan dijalani para siswa serta tata tertib sekolah yang wajib dipatuhi seluruh peserta didik.
Sosialisasi program asesmen disampaikan secara rinci oleh tim wakil kepala bidang kurikulum, memberikan gambaran jelas kepada para wali siswa tentang bentuk, jadwal, dan mekanisme penilaian yang akan diterapkan. Sementara itu, sosialisasi tata tertib menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi antara sekolah dan keluarga agar pembinaan karakter siswa berjalan selaras, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.


Tak hanya itu, kegiatan sosialisasi kali ini juga terasa istimewa karena dihadiri oleh aparat kepolisian dari Polresta Surakarta, yakni IPDA M.E. Agung Nugroho dan AIPTU Priyono. Keduanya hadir membawa pesan penting seputar keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, khususnya bagi para pelajar.
Dalam pemaparannya, petugas kepolisian dengan tegas namun bersahabat mengingatkan para siswa agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum memenuhi batas usia yang ditentukan oleh undang-undang. Hal ini disampaikan mengingat masih banyaknya pelajar di bawah umur yang nekat berkendara di jalan raya, yang tentu saja berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Anak-anak sekolah perlu memahami bahwa berkendara bukan sekadar soal bisa atau tidak bisa mengendarai kendaraan, tetapi menyangkut keselamatan jiwa. Ada aturan usia dan prosedur yang harus dipenuhi sebelum seseorang boleh berkendara di jalan umum,” demikian pesan yang disampaikan pihak kepolisian kepada para wali siswa yang hadir.

Para wali siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi, baik terkait program sekolah maupun isu keselamatan berlalu lintas bagi putra-putri mereka.
Melalui sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian ini, SMP Negeri 4 Kota Surakarta menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berkualitas. Sekolah berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus memperkuat kolaborasi semua pihak demi masa depan generasi muda Surakarta yang lebih cerah dan berdisiplin.
Tetap semangat dan jaga keselamatan, Sahabat Patska! 🎓🚦
